Akses Layanan Kesehatan Diperluas, RSUD AM Parikesit Operasikan Layanan Kanker Terintegrasi

Karsaloka.com, Tenggarong – Akses layanan kesehatan di Kabupaten Kutai Kartanegara kian diperluas. RSUD A.M. Parikesit Tenggarong kini resmi mengoperasikan Paviliun Nuri, Cancer Centre Murai, dan rumah singgah pasien, Kamis (15/1/2026). Kehadiran fasilitas ini menandai penguatan layanan kesehatan rujukan yang bisa diakses gratis oleh masyarakat Kukar.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, mengatakan fasilitas baru tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang semakin kompleks, khususnya penanganan kanker.

Menurutnya, Gedung Murai menjadi pusat layanan kanker terintegrasi pertama di tingkat kabupaten se-Kalimantan Timur, sementara Paviliun Nuri disiapkan untuk layanan VVIP.

“Hari ini kami meresmikan sejumlah gedung layanan baru di RSUD A.M. Parikesit. Gedung Nuri untuk layanan VVIP, Gedung Murai sebagai pusat layanan kanker terintegrasi, serta rumah singgah bagi masyarakat yang menunggu layanan kesehatan,” ujar Aulia.

Ia menegaskan, layanan kanker di RSUD A.M. Parikesit mencakup seluruh tahapan penanganan, mulai dari diagnostik, terapi, hingga paliatif. Pasien yang terdiagnosis kanker dapat menjalani perawatan secara menyeluruh di satu tempat, baik melalui tindakan operasi maupun terapi nonoperatif seperti kemoterapi dan radioterapi.

“Seluruh layanan ini dibangun dari hulu ke hilir. Pasien tidak perlu lagi berpindah-pindah fasilitas. Semuanya tersedia di sini,” jelasnya.

Selain fokus pada pengobatan, pemerintah daerah juga menyiapkan rumah singgah bagi pasien dan keluarga, terutama mereka yang datang dari daerah jauh dan tidak memiliki tempat tinggal di Tenggarong. Fasilitas ini berada di area depan rumah sakit dan dilengkapi kebutuhan dasar agar pasien dapat menunggu dengan lebih nyaman selama masa perawatan.

Aulia juga menekankan bahwa seluruh layanan kanker di RSUD A.M. Parikesit dapat diakses secara gratis oleh masyarakat Kutai Kartanegara.

“Cukup dengan KTP. Pasien yang dirujuk dari puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama akan melalui skrining. Jika dinyatakan perlu menjalani terapi kanker di sini, seluruh biayanya ditanggung melalui program berobat gratis,” tegasnya.

Dengan beroperasinya layanan ini, Pemkab Kutai Kartanegara menargetkan RSUD A.M. Parikesit tidak hanya menjadi rumah sakit rujukan daerah, tetapi juga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih manusiawi, terintegrasi, dan berkelanjutan bagi masyarakat.(AuliaRS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *