
Karsaloka.com, Kutai Kartanegara – DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar buka puasa bersama masyarakat di Rumah Dinas Ketua DPRD Kukar, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Timbau, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara unsur legislatif, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Acara tersebut dihadiri Asisten I Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat mewakili Bupati Kukar, Wakil Ketua II DPRD Junadi, Wakil Ketua III DPRD Aini Faridah, Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, perwakilan Kodim, perwakilan Lapas Anak dan Perempuan, Pengadilan Agama, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani mengatakan, kegiatan buka puasa bersama merupakan bagian dari kebersamaan sekaligus upaya menjalankan sunnah Rasulullah SAW di bulan Ramadan.
“Pada dasarnya ini adalah kebaikan bersama. Siapa pun yang mengundang dan siapa pun yang melaksanakan, tujuannya sama, yaitu menjalankan sunnah Rasulullah SAW dengan berbuka puasa bersama,” ujar Ahmad Yani dalam sambutannya.
Ia juga memohon maaf kepada masyarakat karena keterbatasan ruang membuat sebagian tamu harus mengikuti kegiatan di luar ruangan. Namun menurutnya, suasana terbuka justru menambah nuansa kebersamaan.
“Kami tidak menyangka antusiasme masyarakat begitu besar. Karena itu kami mohon maaf jika masih ada kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini,” katanya.
Dalam wawancara usai kegiatan, Ahmad Yani menilai buka puasa bersama ini menjadi salah satu bentuk kedekatan DPRD dengan masyarakat.
“Undangan memang terbatas, tetapi antusiasme masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa antara DPRD dan masyarakat tidak ada sekat. Semua bisa berbaur bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari tanggung jawab DPRD dalam menjalankan fungsi anggaran, legislasi, dan pengawasan dengan tetap menjaga kedekatan dengan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kukar melalui Asisten I Akhmad Taufik Hidayat menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam membangun daerah.
“Keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama dan komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif,” katanya.
Menurutnya, momentum Ramadan seperti buka puasa bersama dapat memperkuat silaturahmi sekaligus membangun kesepahaman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab untuk kepentingan masyarakat.
“Kami berharap kebersamaan seperti ini dapat terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam membangun Kutai Kartanegara ke depan,” ujarnya.(AuliaRS)