JMSI Kaltim Dorong Sinergi Polisi dan Media Jaga Kondusivitas Daerah

Karsaloka.com, Balikpapan — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur menilai komunikasi yang kuat antara kepolisian dan insan pers menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan di daerah.

Hal itu disampaikan Ketua JMSI Kaltim, Mohammad Sukri, saat menghadiri buka puasa bersama yang digelar Direktorat Intelkam Polda Kaltim di Rumah Makan Torani, Balikpapan, Sabtu (7/3/2026).

Acara tersebut dihadiri pimpinan dan perwakilan sejumlah organisasi pers, di antaranya PWI Kaltim, PWI Balikpapan, JMSI Kaltim, AMSI Kaltim, SMSI Balikpapan, dan IJTI Balikpapan. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan itu juga dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai berbagai isu yang berkembang di Kalimantan Timur.

Sukri mengapresiasi inisiatif Direktorat Intelkam Polda Kaltim yang mempertemukan aparat kepolisian dengan organisasi media. Menurutnya, komunikasi yang terjalin baik dapat mencegah kesalahpahaman yang berpotensi memicu persoalan di masyarakat.

“Kita banyak berdiskusi tentang bagaimana menjaga kondusivitas Kaltim. Sinergi ini penting agar kita bisa saling mendukung. Jangan sampai persoalan kecil menjadi besar karena salah komunikasi,” ujar Sukri.

Ia juga menyinggung pentingnya peran media dalam menyikapi isu-isu sensitif yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

“Kita ingin menghindari hal-hal yang bersifat kesukuan atau konflik lainnya. Dengan duduk bersama seperti ini, kita bisa menyamakan persepsi untuk menjaga keamanan daerah kita,” tambahnya.

Sukri berharap komunikasi informal antara kepolisian dan media tidak hanya berlangsung pada momen Ramadan, tetapi terus berlanjut dalam berbagai kesempatan.

“Langkah Polda Kaltim merangkul seluruh asosiasi media hari ini adalah hal luar biasa. Ini membuka cakrawala berpikir kita semua bahwa menjaga Kaltim adalah tugas bersama,” tegas Sukri.

Sementara itu, Kasubdit Kamsus Direktorat Intelkam Polda Kaltim, Kompol I Gde Dharma Suyasa, menegaskan pentingnya hubungan harmonis antara kepolisian dan media sebagai bagian dari pilar demokrasi.

Ia menyebut kolaborasi tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga iklim informasi yang sehat, terutama di era digital yang rentan terhadap penyebaran disinformasi.

“Pertemuan ini adalah momentum strategis untuk memperkuat komunikasi. Kami ingin memastikan informasi yang beredar di tengah masyarakat tetap positif dan mendukung stabilitas daerah,” ungkap Kompol I Gde Dharma Suyasa.

Melalui kegiatan ini, Polda Kaltim berharap sinergi dengan insan pers terus terjalin sehingga upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih efektif.(AuliaRS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *