Laka Tunggal di Kilometer 28 Poros Bontang–Sangatta, Pengendara Meninggal Dunia

Karsaloka.com, Kutai Timur – Seorang pemuda tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Poros Bontang–Sangatta Kilometer 28, Desa Kandolo, Kecamatan Teluk Pandan, Sabtu (28/2/2026) dini hari. Korban diduga kehilangan kendali saat melintas di jalan menurun dan menikung dalam kondisi hujan deras.

Korban diketahui berinisial I (23), warga Dusun Salimpus, Desa Kandolo. Korban mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Gear warna putih-biru bernomor polisi KT-2845-RDI. Akibat benturan keras, korban mengalami luka berat di kepala dan tubuh, dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Hasil penyelidikan awal menyebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.30 WITA. Saat itu korban melaju dari arah Bontang menuju Sangatta. Di lokasi kejadian, kondisi jalan licin, penerangan minim, serta jarak pandang terbatas. Diduga korban kehilangan kendali dan terjatuh ke sisi kanan jalan. Korban mengalami pendarahan di bagian belakang kepala yang berakibat fatal.

Sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup parah, antara lain kap speedometer pecah, kaca spion kiri dan kanan pecah, setang bengkok, serta pijakan kaki tergores.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengatakan, polisi telah melakukan langkah awal penanganan, mulai dari mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara, olah TKP, hingga pendataan dan pemeriksaan saksi. Proses penyelidikan kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Kutai Timur.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kendaraan yang diduga terlibat dalam peristiwa ini. Kami mengimbau kepada pengemudi atau pengendara yang merasa terlibat agar segera melapor, dan kepada masyarakat yang memiliki informasi agar dapat membantu pihak kepolisian,” ujar AKBP Fauzan.

Ia juga mengingatkan pengendara agar lebih waspada, terutama saat berkendara malam hari dan dalam kondisi cuaca buruk.

“Pastikan kendaraan dalam kondisi baik, kurangi kecepatan saat hujan dan di jalan menikung atau menurun. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.

Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Bontang untuk keperluan visum. Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.(AuliaRS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *