
Karsaloka.com , Kutai Kartanegara – Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara mulai menyiapkan pelajar terbaik untuk ajang Duta Pelajar Sadar Hukum (DPSH) 2026 melalui pembukaan dan pembekalan di Aula Kejari Kukar, Kamis (30/4/2026).
Peserta berasal dari sejumlah sekolah, seperti SMA Negeri 3 Tenggarong, SMA Negeri 2 Kota Bangun, SMA Negeri 2 Loa Kulu, MAN 2 Kukar, SMA Negeri 2 Loa Janan, dan SMA Negeri 2 Tenggarong. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari penyampaian materi, testimoni pemenang DPSH 2025, diskusi, hingga pemaparan individu.
Materi yang diberikan mencakup pemahaman hukum dasar, peran kejaksaan, hingga penguatan etika, integritas, dan kemampuan komunikasi sebagai bekal menjadi duta di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara, Tengku Firdaus, menegaskan pentingnya program ini dalam membentuk karakter pelajar.
“DPSH bukan sekadar kompetisi, tetapi sarana membentuk pelajar yang berintegritas dan memiliki kesadaran hukum. Kami berharap mereka dapat menjadi agen perubahan dan teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemahaman hukum sejak dini menjadi fondasi penting untuk menciptakan masyarakat yang tertib dan patuh aturan.
Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kukar, Ali Mustofa, menilai capaian tahun sebelumnya menjadi motivasi bagi peserta tahun ini.
“Capaian Juara II, Juara Favorit, dan Best Speaker tahun lalu menjadi bukti bahwa pelajar Kukar memiliki potensi besar dalam menyebarkan pemahaman hukum. Kami akan terus mendorong kolaborasi edukasi hukum agar para duta semakin efektif dalam menjalankan perannya,” jelasnya.
Program DPSH sendiri merupakan bagian dari upaya preventif dan edukatif kejaksaan untuk menanamkan kesadaran hukum di kalangan pelajar.(AuliaRS)