
Karsaloka.com, Kutai Kartanegara – Keluhan warga terkait kondisi jalan rusak di Dusun Merangan, Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, akhirnya mendapat perhatian. Melalui gotong royong yang melibatkan masyarakat, pemerintah desa, TNI, Polri, dan PT Multi Harapan Utama (MHU), ruas jalan sepanjang hampir dua kilometer mulai diperbaiki, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan bakti sosial dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 itu dilakukan untuk memperbaiki akses jalan yang selama ini mengganggu aktivitas warga dan kerap membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan.
Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto mengatakan, perbaikan jalan berawal dari keprihatinannya setelah beberapa kali melihat langsung kondisi jalan yang rusak.
“Beberapa kali saya lewat di situ dan melihat langsung kondisinya. Saya juga mendengar banyak cerita dari masyarakat. Anak-anak sekolah sering jatuh, bahkan ada warga yang kesulitan ketika harus membawa anggota keluarganya yang sakit karena kondisi jalannya cukup rusak,” ujar Hari.
Menurutnya, kerusakan jalan berdampak pada berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas sehari-hari hingga kegiatan ekonomi, pertanian, peternakan, dan usaha mikro.
Berangkat dari kondisi tersebut, Polsek Loa Kulu berkoordinasi dengan PT MHU untuk membantu penyediaan material perbaikan jalan.
“Saya sampaikan kondisi yang ada dan meminta bantuan. Tapi saya juga memberikan catatan, kalau memang membantu, saya minta batu yang kualitasnya bagus. Karena sebelumnya pernah ada penimbunan menggunakan tanah liat dan justru menimbulkan keluhan karena saat hujan banyak pengendara yang terjatuh,” katanya.
Setelah melalui koordinasi, PT MHU memberikan bantuan berupa 10 ret batu koral untuk menutup titik-titik jalan yang berlubang. Perusahaan juga menurunkan satu unit grader dan satu unit compactor untuk pemerataan dan pemadatan material.
Hari mengatakan, sebelum pekerjaan dimulai pihaknya meminta komitmen masyarakat untuk ikut terlibat dalam gotong royong.
“Alhamdulillah, Kepala Dusun dan tokoh masyarakat menyatakan siap. Mereka memang sudah lama merasakan dampak jalan rusak ini, sehingga ketika ada bantuan material, masyarakat siap turun langsung bergotong royong,” ungkapnya.
Perbaikan jalan melibatkan warga, Pemerintah Desa Loh Sumber, Koramil, Polsek Loa Kulu, dan PT MHU. Ruas jalan yang diperbaiki sepanjang sekitar 1,8 kilometer itu menjadi akses penghubung Desa Loh Sumber dengan sejumlah desa lain di Kecamatan Loa Kulu, seperti Jembayan Tengah, Jembayan Dalam, Sungai Payang, Lung Anai, dan Sungai Payang Hilir.
“Jalan ini sangat penting karena digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari. Di wilayah itu banyak usaha peternakan ayam petelur, pertanian, dan anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalan tersebut,” jelasnya.
Ia berharap perbaikan yang dilakukan secara gotong royong ini dapat menjadi langkah awal menuju peningkatan jalan yang lebih permanen.
“Harapan masyarakat tentu jalan ini bisa segera ditingkatkan menjadi lebih baik oleh para pemangku kepentingan. Apa yang kami lakukan sekarang hanya langkah awal. Karena kalau hanya menunggu, masyarakat yang terus merasakan dampaknya. Maka kami bergerak bersama untuk mengurangi kesulitan yang mereka hadapi,” pungkasnya.(AuliaRS)