Panen Jagung di Jonggon Jaya, Polsek Loa Kulu Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Karsaloka.com, Kutai Kartanegara – Polsek Loa Kulu bersama kelompok tani dan pihak perusahaan menggelar panen jagung di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Selasa (20/1/2026) pagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Ketahanan Pangan Nasional Polri.

Panen berlangsung di lahan Kelompok Tani Sumber Makmur, Jalan Hanoman RT 08, Dusun Mukti Jaya, sekitar pukul 09.30 Wita. Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto, S.H., M.H., dan dihadiri Kepala Desa Jonggon Jaya Kholil, perwakilan PT IHM, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), pengurus kelompok tani, serta warga.

Dalam sambutannya, AKP Hari Supranoto mengapresiasi kerja sama seluruh pihak sejak masa tanam hingga panen. Ia menegaskan bahwa panen bukan tahap akhir.

“Setelah panen, ada tiga tahapan yang harus dilalui, yakni pemipilan, pengeringan, dan pengemasan menggunakan karung polos tanpa merek. Proses ini akan kami kawal melalui Bhabinkamtibmas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil panen akan disalurkan ke Bulog setelah melalui pengujian kadar air dan kandungan toksin. Pengiriman wajib dilengkapi surat pengantar dari Polsek Loa Kulu, sementara hasil penjualan akan ditransfer ke rekening kelompok tani dalam waktu empat hari kerja.

AKP Hari Supranoto juga menyampaikan pesan Kapolres Kutai Kartanegara yang mengapresiasi Kelompok Tani Sumber Makmur serta berharap perusahaan dapat merealisasikan penanaman jagung seluas lima hektare.

Perwakilan PT IHM, Hari Nababan, menyatakan komitmen perusahaan mendukung program ketahanan pangan dan mengapresiasi pendampingan Polsek Loa Kulu.

“Kami siap menyiapkan dan menanam jagung seluas lima hektare. Dananya sudah kami siapkan, dan kami berharap penanaman bisa dimulai pada Januari 2026,” katanya.

Ketua Kelompok Tani Sumber Makmur, Noli, menyebut hasil panen belum maksimal akibat serangan hama dan keterbatasan perawatan. Meski begitu, ia berterima kasih atas pendampingan kepolisian dan dukungan perusahaan.

PPL Desa Jonggon Jaya, Teguh, memastikan pendampingan akan ditingkatkan, terutama menjelang penanaman jagung dalam skala lebih luas, serta menekankan pentingnya pengujian sebelum pengiriman ke Bulog.

Panen dilakukan di lahan sekitar 0,25 hektare dengan hasil sekitar 700 kilogram jagung. Kegiatan berakhir pukul 11.30 Wita dan berlangsung aman serta kondusif.(ARS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *